Kamis, 25 September 2014

Indahnya Kebersamaan

bersama menuju sukses

Pernahkah kita memperhatikan gaya hidup pada binatang, terutama kehidupan semut dan lebah. Perilaku hidup seekor semut dan lebah sarat dengan pendidikan. Salah satu yang sangat menonjol dari perilaku hidup mereka adalah sikap yang jauh dari sifat egois dan mementingkan diri sendiri. Hal ini dapat kita saksikan dari cara mereka berinteraksi antara satu dengan yang lainnya. Jarang kita temukan seekor semut yang hidup sendirian melaikan mereka pasti hidup berkoloni atau berkelompok.
Alangkah indahnya kebersamaan jika kita bisa mencontoh perilaku semut.Ketika seekor semut mendapatkan makanan, dia tidak akan serta merta mengambil makanan tersebut tanpa memikirkan yang lain. Melainkan semut tersebut seger a mendatangi teman-temannya untuk bersama-sama membawa makanan itu dan menikmatinya.
 Sifat lain yang dimiliki oleh semut adalah sikap yang terkenal  sebagai pekerja keras dan pantang menyerah. Dapat kita menyaksikan cara semut membangun sarangnya dari tanah dan kulit kayu. Mereka membangun sarang dengan indah. Oleh karena itu semut tergolong binatang insinyur. Karena keahlian mereka dalam membangun sarang.Fenomena ini sungguh menakjubkan. Betapa tidak, seekor semut yang tidak memiliki pikiran ternyata bisa lebih bijak daripada manusia yang memiliki akal.
Sudah sepantasnya kita sebagai manusia harus lebih bijak dari pada binatang. Karena kita telah diciptakan lebih baik daripada makhluk yang lainnya. Manusia dilengkapi dengan akal pikiran dan hati nurani. Sehingga dengan kedua aksesoris ini manusia mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Mana yang pantas dan yang tidak pantas.
Tetapi mirisnya manusia cenderung dapat di kalahkan oleh hawa nafsunya, sehingga akal dan hati nurani dengan mudah dapat dikalahkan. Hawa nafsu inilah yang mendorong manusia untuk berbuat yang tidak baik dan menimbulkan sikap yang tidak terpuji. Salah satu sifat yang akan muncul adalah sifat sombong dan egois atau mementingkan diri sendiri.
Sangat pantas ketika orang bijak berkata berat sama di pikul ringan sama dijinjing. Pepatah ini memiliki arti bahwa untuk mencapai hasil yang maksimal maka di butuhkan ke kompakan dalam melangkah di antara kita. Hasil yang maksimal akan susah di capai ketika kita tidak bekerja sama. Itulah indahnya kebersamaan. Apappun yang di lakukan dengan bersama-sama maka akan memudahkan pekerjaan tersebut.Hikmah lain dari kebersamaan itu adalah tumbuhnya sikap kasih sayang di antara kita. Selain itu juga bisa menumbuhkan rasa persaudaraan di antara kita.
Belajar dari kehidupan dunia binatang selain semut adalah dunia lebah. Lebah adalah salah satu hewan yang namanya di abadikan di dalam al-qur’an. Ada beberapa  jenis hewan yang di sebut-sebut dalam kkitab suci itu salah satunya adalah lebah.
Binatang yang satu ini memiliki beberapa kelebihan. Jika di amati secara seksama, setidaknya kita akan dapati empat hal yang sangat menarik dari kehidupan lebah, yaitu :
1.Lebah selalu mengkonsumsi makanan yang baik.
2.Lebah menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
3.Lebah tidak pernah menyebabkan patah pada dahan yang di hinggapinya.
4.Lebah akan sangat marah jika dia di ganggu atau di usik.    
Keempat sifat di atas sangatlah tepat jika di miliki oleh seorang muslim. Sehingga sangat tepat kalau nabi kita Muhammad memperumpamakan seorang muslim seperti lebah. Disisi lain lebah juga di kenal dengan sikap gotong royongnya. Ya, semut dan lebah hampir mempunyai sifat yang sama yaitu hidup dalam jamaah dan merupakan hewan insinyur.
Semoga kita mampu meneladani sifat dari kedua binatang ini. Sehingga akan tercipta kehidupan yang harmonis dan menjadi lebih baik.



EmoticonEmoticon